Kamis, Januari 18, 2007
Meningkatkan Revenue dan Profit Bisnis Online (1)
Copy - paste from : www.roniyuzirman. blogspot. com
Saya mendapat beberapa pertanyaan dari pengunjung blog ini tentang bagaimana meningkatkan omset usahanya. Pertanyaannya berbeda-beda, tapi ujung-ujungnya masalah ini juga.
Saya berusaha menjawab dengan pengalaman dan teori yang saya dapat selama ini. Jadi, yang saya tulis ini benar-benar telah saya terapkan, bukan sekedar kutipan dari buku. Ada pun teori yang saya dapat bukanlah dari buku-buku marketing yang bersifat akademis dan njimet yang diperuntukkan bagi perusahaan-perusaha an besar. Menurut saya tidak cocok untuk bisnis saya yang masih skala UKM yang anggarannya terbatas. Akhirnya saya temukan teori-teori marketing jalanan atau istilahnya "street smart" yang lebih membumi, murah dan gampang diaplikasikan.
Ilmu-ilmu tersebut saya dapatkan dari mentor saya Pak Tung DW, Brad Sugars, Jay Abraham, Jay Conrad Levinson dan Roger Konopasek. Mereka dikenal sebagai pebisnis yang menggunakan ilmu "street smart".
Dari tokoh-tokoh di atas, saya banyak mengambil ilmu dari Brad Sugars, karena saya anggap lebih lengkap dan sistimatis. Mungkin saja Brad Sugars juga mengambil ilmu dari yang lain seperti Jay Abraham, karena saya lihat banyak kemiripan dan dilengkapi oleh Brad.
Jadi, bagaimana cara meningkatkan omset sekaligus keuntungan bisnis tersebut? Berikut ini adalah caranya yang lebih dikenal dengan istilah Five Business Chasis itu:
1. Perbanyak Prospek (Leads). Caranya dengan iklan, buka cabang, sebar brosur, ikut pameran dll. Misalnya, anda buka toko di mal. Rata-rata yang masuk ke toko anda secara tidak sengaja adalah 1000 orang, maka prospek/leads anda adalah 1000. Kemudian anda sebarkan brosur di pintu gerbang mal yang mengundang orang supaya datang ke toko anda. Katakanlah prospek yang yang masuk ke toko dari brosur tersebut adalah 100 orang, jadi prospek anda menjadi 1100. Semakin banyak yang masuk ke toko anda berarti semakin banyak prospek anda.
2. Perbanyak Jumlah Konversi (Conversion) . Konversi adalah jumlah prospek yang akhirnya membeli produk anda. Misalnya dari 1000 prospek yang masuk ke toko anda ada 250 orang yang membeli. Artinya konversi anda adalah 25%. Bagaimana cara menaikkan konversi? Contohnya: berikan garansi, berikan jaminan purna jual, delivery gratis, dll.
3. Naikkan Jumlah Transaksi. Jumlah transaksi adalah berapa banyak transaksi yang terjadi di toko anda per hari, per minggu atau per bulan. Bagaimana cara menaikkan jumlah transaksi? Lakukan berbagai cara agar pelanggan anda lebih sering belanja, misalnya dengan memberikan hadiah, bonus, point, voucher dll.
4. Naikkan Jumlah Rata-rata Pembelian. Dari jumlah transaksi tersebut berapa rata-rata transaksinya? Misalnya toko anda memperoleh omset Rp. 1.000.000 per hari dengan jumlah transaksi 50, maka rata-rata transaksi anda adalah Rp. 20.000. Caranya? Anda pernah makan di McDonalds? Setiap kita akan membayar, pelayannya selalu tanya: "Mau tambah french fries pak?" Kalau kita jawab iya, dia akan tanya: "Yang large atau medium?" Kalau kita jawab tidak ingin french fries, dia akan tanya lagi: "Es krimnya mau pak?" atau "Mau coba wafflenya pak?" Begitu seterusnya.
5. Naikkan Margin Keuntungan. Misalnya harga pokok produk anda adalah Rp.750. Anda jual Rp.1000, maka keuntungan anda adalah Rp. 250 atau 25% (Rp. 250 : Rp. 1000). Kemudian anda naikkan harganya Rp. 100 menjadi Rp. 1.100, maka margin keuntungannya menjadi 32% atau naik 7%.
Mari kita lihat angka-angkanya:
Sebelum:
Prospek 1000 x Konversi 25% \u003d 250 Orang Konsumen x 2 Transaksi x Rata-rata Transaksi Rp. 20.000 \u003d Total Omset Rp. 10.000.000 x 25% Margin Keuntungan \u003d Laba Rp. 2.500.000.
Dengan teknik-teknik di atas, kemudian kita berhasil menaikkan 10% saja untuk setiap point Business Chasis di atas. Mari kita lihat angka sesudahnya.
Sesudah:
Prospek 1100 x Konversi 27,5% \u003d 302 Orang Konsumen x 2,2 Transaksi x Rata-rata Transaksi Rp. 22.000 \u003d Total Omset Rp. 14.616.800 x 27,5% Margin Keuntungan \u003d Laba Rp. 4.019.620.
",1] ); //-->
2. Perbanyak Jumlah Konversi (Conversion) . Konversi adalah jumlah prospek yang akhirnya membeli produk anda. Misalnya dari 1000 prospek yang masuk ke toko anda ada 250 orang yang membeli. Artinya konversi anda adalah 25%. Bagaimana cara menaikkan konversi? Contohnya: berikan garansi, berikan jaminan purna jual, delivery gratis, dll.
3. Naikkan Jumlah Transaksi. Jumlah transaksi adalah berapa banyak transaksi yang terjadi di toko anda per hari, per minggu atau per bulan. Bagaimana cara menaikkan jumlah transaksi? Lakukan berbagai cara agar pelanggan anda lebih sering belanja, misalnya dengan memberikan hadiah, bonus, point, voucher dll.
4. Naikkan Jumlah Rata-rata Pembelian. Dari jumlah transaksi tersebut berapa rata-rata transaksinya? Misalnya toko anda memperoleh omset Rp. 1.000.000 per hari dengan jumlah transaksi 50, maka rata-rata transaksi anda adalah Rp. 20.000. Caranya? Anda pernah makan di McDonalds? Setiap kita akan membayar, pelayannya selalu tanya: "Mau tambah french fries pak?" Kalau kita jawab iya, dia akan tanya: "Yang large atau medium?" Kalau kita jawab tidak ingin french fries, dia akan tanya lagi: "Es krimnya mau pak?" atau "Mau coba wafflenya pak?" Begitu seterusnya.
5. Naikkan Margin Keuntungan. Misalnya harga pokok produk anda adalah Rp.750. Anda jual Rp.1000, maka keuntungan anda adalah Rp. 250 atau 25% (Rp. 250 : Rp. 1000). Kemudian anda naikkan harganya Rp. 100 menjadi Rp. 1.100, maka margin keuntungannya menjadi 32% atau naik 7%.
Mari kita lihat angka-angkanya:
Sebelum:
Prospek 1000 x Konversi 25% = 250 Orang Konsumen x 2 Transaksi x Rata-rata Transaksi Rp. 20.000 = Total Omset Rp. 10.000.000 x 25% Margin Keuntungan = Laba Rp. 2.500.000.
Dengan teknik-teknik di atas, kemudian kita berhasil menaikkan 10% saja untuk setiap point Business Chasis di atas. Mari kita lihat angka sesudahnya.
Sesudah:
Prospek 1100 x Konversi 27,5% = 302 Orang Konsumen x 2,2 Transaksi x Rata-rata Transaksi Rp. 22.000 = Total Omset Rp. 14.616.800 x 27,5% Margin Keuntungan = Laba Rp. 4.019.620.
Jadi, dengan kenaikan 10% saja dari setiap point Business Chasis di atas berhasil menambah laba sebesar Rp. 1.519.620 atau 61%!
Saya telah mencobanya.
Roni,
The Indonesian Lazy Man\'s Way to Riches www.roniyuzirman. blogspot. com
Saya mendapat beberapa pertanyaan dari pengunjung blog ini tentang bagaimana meningkatkan omset usahanya. Pertanyaannya berbeda-beda, tapi ujung-ujungnya masalah ini juga.
Saya berusaha menjawab dengan pengalaman dan teori yang saya dapat selama ini. Jadi, yang saya tulis ini benar-benar telah saya terapkan, bukan sekedar kutipan dari buku. Ada pun teori yang saya dapat bukanlah dari buku-buku marketing yang bersifat akademis dan njimet yang diperuntukkan bagi perusahaan-perusaha an besar. Menurut saya tidak cocok untuk bisnis saya yang masih skala UKM yang anggarannya terbatas. Akhirnya saya temukan teori-teori marketing jalanan atau istilahnya "street smart" yang lebih membumi, murah dan gampang diaplikasikan.
Ilmu-ilmu tersebut saya dapatkan dari mentor saya Pak Tung DW, Brad Sugars, Jay Abraham, Jay Conrad Levinson dan Roger Konopasek. Mereka dikenal sebagai pebisnis yang menggunakan ilmu "street smart".
Dari tokoh-tokoh di atas, saya banyak mengambil ilmu dari Brad Sugars, karena saya anggap lebih lengkap dan sistimatis. Mungkin saja Brad Sugars juga mengambil ilmu dari yang lain seperti Jay Abraham, karena saya lihat banyak kemiripan dan dilengkapi oleh Brad.
Jadi, bagaimana cara meningkatkan omset sekaligus keuntungan bisnis tersebut? Berikut ini adalah caranya yang lebih dikenal dengan istilah Five Business Chasis itu:
1. Perbanyak Prospek (Leads). Caranya dengan iklan, buka cabang, sebar brosur, ikut pameran dll. Misalnya, anda buka toko di mal. Rata-rata yang masuk ke toko anda secara tidak sengaja adalah 1000 orang, maka prospek/leads anda adalah 1000. Kemudian anda sebarkan brosur di pintu gerbang mal yang mengundang orang supaya datang ke toko anda. Katakanlah prospek yang yang masuk ke toko dari brosur tersebut adalah 100 orang, jadi prospek anda menjadi 1100. Semakin banyak yang masuk ke toko anda berarti semakin banyak prospek anda.
2. Perbanyak Jumlah Konversi (Conversion) . Konversi adalah jumlah prospek yang akhirnya membeli produk anda. Misalnya dari 1000 prospek yang masuk ke toko anda ada 250 orang yang membeli. Artinya konversi anda adalah 25%. Bagaimana cara menaikkan konversi? Contohnya: berikan garansi, berikan jaminan purna jual, delivery gratis, dll.
3. Naikkan Jumlah Transaksi. Jumlah transaksi adalah berapa banyak transaksi yang terjadi di toko anda per hari, per minggu atau per bulan. Bagaimana cara menaikkan jumlah transaksi? Lakukan berbagai cara agar pelanggan anda lebih sering belanja, misalnya dengan memberikan hadiah, bonus, point, voucher dll.
4. Naikkan Jumlah Rata-rata Pembelian. Dari jumlah transaksi tersebut berapa rata-rata transaksinya? Misalnya toko anda memperoleh omset Rp. 1.000.000 per hari dengan jumlah transaksi 50, maka rata-rata transaksi anda adalah Rp. 20.000. Caranya? Anda pernah makan di McDonalds? Setiap kita akan membayar, pelayannya selalu tanya: "Mau tambah french fries pak?" Kalau kita jawab iya, dia akan tanya: "Yang large atau medium?" Kalau kita jawab tidak ingin french fries, dia akan tanya lagi: "Es krimnya mau pak?" atau "Mau coba wafflenya pak?" Begitu seterusnya.
5. Naikkan Margin Keuntungan. Misalnya harga pokok produk anda adalah Rp.750. Anda jual Rp.1000, maka keuntungan anda adalah Rp. 250 atau 25% (Rp. 250 : Rp. 1000). Kemudian anda naikkan harganya Rp. 100 menjadi Rp. 1.100, maka margin keuntungannya menjadi 32% atau naik 7%.
Mari kita lihat angka-angkanya:
Sebelum:
Prospek 1000 x Konversi 25% \u003d 250 Orang Konsumen x 2 Transaksi x Rata-rata Transaksi Rp. 20.000 \u003d Total Omset Rp. 10.000.000 x 25% Margin Keuntungan \u003d Laba Rp. 2.500.000.
Dengan teknik-teknik di atas, kemudian kita berhasil menaikkan 10% saja untuk setiap point Business Chasis di atas. Mari kita lihat angka sesudahnya.
Sesudah:
Prospek 1100 x Konversi 27,5% \u003d 302 Orang Konsumen x 2,2 Transaksi x Rata-rata Transaksi Rp. 22.000 \u003d Total Omset Rp. 14.616.800 x 27,5% Margin Keuntungan \u003d Laba Rp. 4.019.620.
",1] ); //-->
2. Perbanyak Jumlah Konversi (Conversion) . Konversi adalah jumlah prospek yang akhirnya membeli produk anda. Misalnya dari 1000 prospek yang masuk ke toko anda ada 250 orang yang membeli. Artinya konversi anda adalah 25%. Bagaimana cara menaikkan konversi? Contohnya: berikan garansi, berikan jaminan purna jual, delivery gratis, dll.
3. Naikkan Jumlah Transaksi. Jumlah transaksi adalah berapa banyak transaksi yang terjadi di toko anda per hari, per minggu atau per bulan. Bagaimana cara menaikkan jumlah transaksi? Lakukan berbagai cara agar pelanggan anda lebih sering belanja, misalnya dengan memberikan hadiah, bonus, point, voucher dll.
4. Naikkan Jumlah Rata-rata Pembelian. Dari jumlah transaksi tersebut berapa rata-rata transaksinya? Misalnya toko anda memperoleh omset Rp. 1.000.000 per hari dengan jumlah transaksi 50, maka rata-rata transaksi anda adalah Rp. 20.000. Caranya? Anda pernah makan di McDonalds? Setiap kita akan membayar, pelayannya selalu tanya: "Mau tambah french fries pak?" Kalau kita jawab iya, dia akan tanya: "Yang large atau medium?" Kalau kita jawab tidak ingin french fries, dia akan tanya lagi: "Es krimnya mau pak?" atau "Mau coba wafflenya pak?" Begitu seterusnya.
5. Naikkan Margin Keuntungan. Misalnya harga pokok produk anda adalah Rp.750. Anda jual Rp.1000, maka keuntungan anda adalah Rp. 250 atau 25% (Rp. 250 : Rp. 1000). Kemudian anda naikkan harganya Rp. 100 menjadi Rp. 1.100, maka margin keuntungannya menjadi 32% atau naik 7%.
Mari kita lihat angka-angkanya:
Sebelum:
Prospek 1000 x Konversi 25% = 250 Orang Konsumen x 2 Transaksi x Rata-rata Transaksi Rp. 20.000 = Total Omset Rp. 10.000.000 x 25% Margin Keuntungan = Laba Rp. 2.500.000.
Dengan teknik-teknik di atas, kemudian kita berhasil menaikkan 10% saja untuk setiap point Business Chasis di atas. Mari kita lihat angka sesudahnya.
Sesudah:
Prospek 1100 x Konversi 27,5% = 302 Orang Konsumen x 2,2 Transaksi x Rata-rata Transaksi Rp. 22.000 = Total Omset Rp. 14.616.800 x 27,5% Margin Keuntungan = Laba Rp. 4.019.620.
Jadi, dengan kenaikan 10% saja dari setiap point Business Chasis di atas berhasil menambah laba sebesar Rp. 1.519.620 atau 61%!
Saya telah mencobanya.
Roni,
The Indonesian Lazy Man\'s Way to Riches www.roniyuzirman. blogspot. com
Rabu, Januari 03, 2007
Penghasilan dari Adsense
Salah satu favorite para user internet ( untuk tidak menyebutnya webmaster ) dalam mencari 'tambahan income' adalah dengan Adsense dari Google.
Sebetulnya jika Anda serius, bahkan bisa menjadi Passive Massive Income Anda dari internet. Ini salah satu master Adsense Dunia, Joel Comm....
Simak video tatkala Joel presentasi di salah satu seminarnya di San Fransisco.
Anda tertarik... nanti kita bahas lebih lanjut tentang Adsense.
Sebetulnya jika Anda serius, bahkan bisa menjadi Passive Massive Income Anda dari internet. Ini salah satu master Adsense Dunia, Joel Comm....
Simak video tatkala Joel presentasi di salah satu seminarnya di San Fransisco.
Anda tertarik... nanti kita bahas lebih lanjut tentang Adsense.
Multiple Stream of Internet Income
Ada sebuah buku yang pernah saya baca, dari Victor Hansen dan Robert G. Allen. Judulnya "Multiple Stream of Internet Income".
Saya 'Ordinary Man' : Bagaimana Saya Bisa ?
Saya seorang yang awam internet dan pengin sekali memanfaatkan internet
untuk memasarkan produk atau jasa saya, bagaimana saya bisa menjalankan internet marketing ?
Saya bahkan tak memiliki produk apapun, bagaimana saya harus mulai ?
Saya ingin berpenghasilan dengan menjalankan bisnis via internet, apa yang harus
saya lakukan ? Memangnya saya bisa menjalankannya ?
Saya dulu juga mempunyai banyak pertanyaan seperti itu, namun saya temukan jawabnya. BISA.
Bagaimana caranya ? BELAJAR dan SEGERA MULAI.
Yang pasti Anda butuh ini untuk memulai :
- Keyakinan
- Target
- Learning Mindset
- Konsisten
7 Alasan Mengapa Internet Marketing
Ada banyak alasan yang bisa Anda pilih untuk mengambil keputusan terjun di dunia internet marketing.
Dari sifat internet :
- Wide Exposure, Jangkauan target pasar yang lebih luas.
- Low Initial Cost, Beaya yang relatif murah untuk memulainya.
- 24/7 Exposure, Jangkauan waktu hampir tanpa batas, 24 jam sehari, 7 hari seminggu.
Dari sifat pelaku :
- No Limit Working Area, Selama connect dengan internet, Anda tetap bisa bekerja.
- No Limit Working Time, Anda bisa mengatur kegiatan internet marketing Anda, sesuka Anda.
Dari sifat keberhasilan :
- Brand Awareness, Semakin Anda terekspos di Internet, brand Anda akan dikenal.
- Massive Income, Banyak potensi penghasilan yang bisa Anda peroleh.
Tidak ada salahnya Anda memilih 'profesi' sebagai internet marketing untuk alasan alasan di atas. Utamanya : bebas area kerja, bebas waktu kerja dan potensi income yang tinggi.
Silakan pilih alasan Anda sendiri....
Selasa, Januari 02, 2007
Internet Marketing : What ?
Dalam wikipedia dikatakan bahwa
Terjemahan bebasnya seperti ini :
Jadi di dalam internet marketing ada tiga unsur :
Semoga perjalanan blog ini bermanfaat untuk saya pribadi dan rekan pembaca semua.
Keep Reading.
Internet marketing is the use of the Internet to advertise and sell goods and services. Internet Marketing includes pay per click advertising, banner ads, e-mail marketing, interactive advertising, search engine marketing (including search engine optimization), blog marketing, and article marketing.
Terjemahan bebasnya seperti ini :
Internet marketing adalah penggunaan internet untuk advertasi atau beriklan dan menjual barang atau service / jasa. Termasuk di dalam internet marketing adalah Periklanan Pay Per Click / Bayar Per Klik, iklan banner, pemasaran lewat email, periklanan interaktif, periklanan lewat mesin pencari, pemasaran lewat blog dan pemasaran lewat artikel.
Jadi di dalam internet marketing ada tiga unsur :
- Penggunaan Internet sebagai sarana advertorial atau marketing.
- Produk atau jasa yang akan dijual atau dipasarkan.
- Metode pemasaran via internet.
- PPC ( Pay Per Click )
- Banner Ads
- Email Marketing
- Interactive Advertorial
- Search Engine
- Blog Marketing
- Article Marketing
- Domain Issues ( Pemasaran Lewat Domain )
- Affiliate Marketing
- Joint Venture Marketing
Semoga perjalanan blog ini bermanfaat untuk saya pribadi dan rekan pembaca semua.
Keep Reading.
Langganan:
Postingan (Atom)